Jakarta Timur//NUSANTARARAYA.COM// Warga di sekitar Kelurahan Tengah, khususnya RT 09/RW 04, RT 07, RT 12, dan RT 08, mengeluhkan dampak serius akibat penumpukan sampah dari Pasar Induk Kramat Jati. Kondisi sampah yang menumpuk memicu berbagai masalah kesehatan, lingkungan, hingga keresahan sosial.
Menurut keterangan warga, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau menyengat, pencemaran udara, air, dan tanah. Selain itu, muncul ancaman penyakit menular akibat berkembangnya lalat dan tikus di sekitar lokasi. Situasi kian parah saat musim hujan, karena air bercampur sampah kerap mengalir masuk ke permukiman warga.
“Kalau hujan, air sampah itu turun ke rumah-rumah. Baunya luar biasa, kami sudah sangat resah,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat mendesak pihak pengelola pasar dan pemerintah segera bertindak dengan mengangkut sampah hingga tuntas agar tidak lagi menimbulkan bau maupun ancaman kesehatan. Warga menilai masalah ini terjadi akibat keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk kurangnya armada pengangkutan sampah yang tersedia.
Laporan Jurnalis Sutikno Tim






