KEDUNGWARINGIN//NUSANTARARAYA.COM// – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB, menyebabkan bagian atap Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kedungwaringin mengalami kerusakan.
Gerai yang beralamat di Jalan Kedunggede Nomor 55, Kedungwaringin, Bekasi, tersebut diketahui mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian atap akibat terpaan angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian besar dalam peristiwa ini.
Ketua KDMP Kedungwaringin, Tri Wuryantoro, S.E., M.I.Kom, menjelaskan bahwa bangunan gerai tersebut berstatus kontrak, dan pihaknya kini tengah berupaya melakukan penanganan sementara agar pelayanan koperasi tetap bisa berjalan.
“Alhamdulillah tidak ada korban, namun sebagian atap gerai mengalami kerusakan akibat hujan dan angin kencang. Karena statusnya kontrak, kami berharap ada perhatian dari pemerintah setempat untuk membantu perbaikan agar kegiatan koperasi bisa segera normal kembali,” ujar Tri Wuryantoro, Selasa (4/11/2025).
Selain menjabat sebagai Ketua KDMP Kedungwaringin, Tri Wuryantoro juga dikenal sebagai Ketua Forum KDKMP Kabupaten Bekasi, Koordinator KDKMP PURWASUKA Jawa Barat, dan Koordinator Nasional KDKMP.
Ia menegaskan bahwa keberadaan gerai koperasi di tingkat desa memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
“Koperasi adalah wadah ekonomi rakyat. Jika fasilitasnya rusak, pelayanan kepada anggota pun terhambat. Kami berharap sinergi dan dukungan dari semua pihak agar koperasi di tingkat desa tetap kokoh berdiri,” tambahnya.
Saat ini, pengurus bersama warga sekitar telah melakukan pembersihan dan memperbaiki sementara bagian atap yang rusak untuk mencegah air masuk ke dalam ruangan.
Pihak koperasi juga berencana mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Koperasi Kabupaten Bekasi guna mempercepat proses perbaikan secara permanen.
Cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Bekasi diharapkan menjadi perhatian bersama agar setiap fasilitas publik, termasuk koperasi, dapat lebih siap menghadapi kondisi serupa di kemudian hari.(Red)





