Bogor Kab // nusantararaya.com / Seorang ibu bernama Ida Elisa, 40 tahun, tinggal di Kp Sindanglengo, Klapanunggal adalah perempuan biasa, berpenampilan sederhana, sikapnya lembut dan tenang tetapi memiliki power of love untuk putri-putrinya.Kekuatan cinta seorang ibu yang ingin memberikan masa depan gemilang kepada dua putrinya, Anna Gita, 19 tahun dan Hanna Shinta, 7 tahun (2/10/2023).
Suaminya cuma kuli bangunan,tetapi tidak mematahkan semangatnya untuk memberi yang terbaik kepada kedua putrinya.
Dia dan suaminya menggadaikan motor harta mereka satu-satunya agar putri tertuanya bisa mengenyam pendidikan di salah satu akademi swasta di ibukota Jakarta. Harapan untuk bisa bekerja dan kuliah perawatan di Jepang mendorong ibu ini merelakan motor mereka. Walau sekarang masih bingung untuk membayar sisa biaya magang dan makan selama di asrama, ibu ini tidak hilang pengharapan.
Seperti saat dia berjuang untuk mencari alat bantu putri keduanya Hanna Shinta yang mengalami cacat dari lahir akibat sakit Osteogenesis Imperfecta, kerapuhan tulang.
Hanna Shinta berhasil mendapat donasi walker dari dinsos serta donasi kursi roda dari Adian Napitupulu.
Ketika ditanya apa harapannya, ibu ini cuma minta 2 hal : putri sulungnya berhasil kuliah sambil bekerja sebagai perawat di Jepang dan putrinya yang kecil bisa mendapat obat agar bisa sembuh dari penyakit bawaannya.
Smoga harapanmu jadi nyata dan teruslah berjuang ibu!!!
Ibu yang kuat menghasilkan anak yang tangguh
(eva silalahi)







