Surabaya // nusantararaya.com/ Solidarity Bikers Indonesia (SBI) menggelar kegiatan konser Goyang Santuy di Tugu Pahlawan Surabaya, Rabu (6/12) malam. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Pantauan di lokasi, terdapat sejumlah atribut seperti baliho PSI bergambar Kaesang yang terpajang di atas trotoar depan Tugu Pahlawan. Terdapat pula sejumlah bendera PSI yang terpasang di beberapa sudut jalan dekat Tugu Pahlawan. Sejumlah penonton juga ada yang memakai baju beridentitaskan PSI.
Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep datang sekitar pukul 21.30 WIB. Kaesang datang bersama jajaran pimpinan PSI lainnya seperti Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie Louisa dan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni.
Kaesang tidak naik ke atas panggung, namun hanya berkeliling di samping panggung dan menyapa para penonton milenial yang hadir.

Ketua Solidarity Bikers Indonesia (SBI) Firosya Shalati membantah bila acara konser tersebut dibumbui dengan agenda kampanye politik.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan murni acara konser, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta anak muda di Kota Surabaya.
“Mas Kaesang memang kita undang sebagai undangan karena beliau sebagai tokoh milenial supaya ikut meramaikan acara ini. Kan dia juga suka motor. Sebagai anak muda sempat beberapa kali ikut kegiatan anak motor,” kata ujar Firosya Shalati. Ia memastikan bahwa acara yang mendatangkan talent Jono-Joni, Irene Gea dan Difarina Indra ini gratis.
Perihal sejumlah atribut PSI yang terpasang, Firosya mengatakan hal itu terjadi secara kebetulan, sebab Kaesang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI
“Jadi mungkin otomatis massa datang secara sendiri karena ini free HTM (harga tiket masuk). Kita tidak membatasi dan tidak memberikan suatu larangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan masuknya sejumlah atribut PSI yang masuk ke arena konser terjadi diluar kontrol pihak panitia. ( Red)







