Dairi // nusantararaya.com/ Dalam kondisi yang memprihatinkan, jalan penghubung desa Laumulgap – Laupakpak memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Jalan sepanjang 2,5 kilometer ini mengalami kerusakan parah, kondisi itu mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Wilayah yang terdampak oleh kerusakan jalan ini terletak di Dusun Tanpukhite , Desa Laumulgap, Kecamatan Tigalingga, kabupaten Dairi. Sampai saat ini, belum ada tindakan perbaikan oleh pihak pemerintah.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, guna menghindari potensi bahaya bagi para pengguna jalan.

Nainggolan, salah satu warga menjelaskan, kondisi jalan desa ini sudah memprihatinkan selama hampir puluhan tahun tanpa ada perhatian dari pihak pemerintah daerah.
“Jalan ini mengalami kerusakan sudah lama, aspal yang terkelupas dan beberapa titik bahkan berubah menjadi kubangan, ini berbahaya bagi pengguna jalan,” ungkapnya.Paling parah tanjakan menuju Desa Laumulgap lewat jembatan tersebut kalau tadi Lae menuju kemari,” ujar Nainggolan.Saat ini musim buah durian angkutan tanpa henti mengangkut hasil panen, di tempat terpisah seorang sopir mobil L300 pengangkut durian menyampaikan juga keluhan dan rasa kesalnya akan rusaknya jalan tersebut.,”Tolong Sampaikan Lae , tahun ini tahun politik menjelang Pemilu legislatif juga kita pilih perwakilan kita duduk di DPRD mereka kita percayakan dapat menyampaikan aspirasi kita, ditampung direalisasikan Pemerintah namun semua setelah duduk tinggal janji muluk belaka hal ini yang membuat kita jadi kadang dongkol,” ujarnya Nainggolan dengan nada kesal.
Situasi ini menunjukkan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman bagi warga.
Dengan segera adanya perbaikan, diharapkan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan dapat terjamin. Semoga perhatian dan langkah konkret segera diambil oleh pemerintah untuk mengatasi masalah jalan rusak.(L.H)



