Medinusantararaya.com – Bekasi – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama bernama RN usia 15 tahun, menjadi korban pengeroyokan dengan modus perang sarung. Pengeroyokan terjadi di Jalan Baru Perumahan Harvest City Desa Cikarageman pada Minggu (10/03/2024) sekira pukul 23.30 Wib.
Dari kejadian pengeroyokan tersebut menyebabkan korban mengalami luka parah hingga mejalani Operasi Besar dibagian mulut, luka lebam dibagian kepala dan perut, dan harus mengalami perawatan intensive di Rumah Sakit.
Para saksi yang melihat langsung kejadian tersebut memberikan keterangan di Kantor Polisi Polsek Setu. Berdasarkan keterangan para saksi, para pelaku pengeroyokan berjumlah 4 (empat) orang yang merupakan para siswa dari sekolah Madrasah Aliah di daerah Sadang, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dari keterangan para saksi, diketahui bahwa para terduga pelaku pengeroyokan tersebut ada yang membawa senjata tajam, berupa celurit.
Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, dan meminta pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti kasus pengeroyokan yang menimpa anggota keluarganya.
“Saya berharap pihak kepolisian segera menindak lanjuti kasus pengeroyokan yang menimpa anak saya,” ujar orang tua korban yang tidak mau disebutkan namanya.
Para pelaku terancam hukuman pidana dengan pasal 170 UU KUHP. Saat ini kasus pengeroyokan tersebut masih dalam penyidikan Kepolisian Sektor Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Red






