
Lembang // nusantararaya.com/ Keluarga besar Pecinta Alam dan Pertanian Jawa Barat yang saya banggakan dan cintai, saya ingin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas temu kangen di Saung Palupuh Lembah Puspa Cikole Lembang Bandung ini.
Betapa bahagia hati ini, dapat bertatap muka dan berbagi tawa dengan saudara-saudara sejiwa yang memiliki semangat yang sama dalam menjaga kelestarian alam. Pertemuan ini bukan hanya sekedar ajang reuni, temu kangen tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat komitmen kita dalam melindungi dan mencintai alam. ( 20/5/2024).
Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk turut serta dalam menjaga harmoni dengan mencintai dan merawat alam.
Saudara-saudari yang saya hormati, kita semua faham betapa pentingnya mencintai alam dan lingkungan sekitar kita. Alam bukan hanya sekedar tempat kita berpijak, tetapi juga sumber kehidupan yang memberikan udara segar, air bersih, dan makanan yang kita nikmati setiap hari. Dengan mencintai alam, kita menjaga keseimbangan dan harmoni yang telah tercipta sejak lama. Kita bertanggung jawab untuk melestarikan keindahan dan kekayaan alam ini untuk generasi yang akan datang. Oleh karena itu, mari kita mulai dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, menghemat penggunaan air, dan menanam pohon. Ingat, setiap tindakan kita terhadap alam sejatinya adalah tindakan terhadap kehidupan kita sendiri. Mari kita ciptakan harmoni kehidupan yang indah dengan mencintai alam dan lingkungan kita.
Maka, dengan rasa syukur yang mendalam, dan dan dalam rangka melakukan aksi nyata, hari ini kita berkumpul di sini untuk meresmikan Sekolah Alam dan Pertanian Budaya Gunung Tangkuban Perahu, sebuah lembaga pendidikan yang akan menjadi cahaya bagi generasi muda dalam mempelajari dan menghargai kekayaan alam, pertanian dan budaya kita. Juga, kita merayakan pembukaan Jalur Pendaki Napas Tua (PENAT) dari Lembah Puspa ke Upas Hill, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga tantangan dan petualangan bagi para pendaki. Terakhir, kita akan melaksanakan kampanye pengendalian sampah plastik bersama Masyarakat Penjaga Alam Indonesia (MPAI) dan mengajak generasi muda untuk mau mencintai pertanian merupakan langkah konkret kita dalam menjaga kelestarian alam dan menjaga serta meningkatkan ketahanan pangan.
Semoga kegiatan-kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk kita semua dalam melestarikan alam pertanian dan budaya, serta menginspirasi banyak orang untuk turut serta dalam menjaga bumi yang kita cintai ini. ( TR)
Terima kasih, wassalamualaikum wr wb
Sampurasun
Lembang, 20 Mei 2024
Brigjen Pol Pur Drs. H. Budi Setiawan MM
Brigjen Pol Purn.
Pembina Sekolah Pencinta Alam Pertanian Budaya Gunung Tangkuban Perahu Lembang Bandung




