Jakarta // nusantararaya.com/
Apa yang dikatakan Polwan cantik
itu adalah hal mendasar pada adab dan etika yang harus dijunjung tinggi, apalagi akbp netty sudah pernah dititik itu ketika menjadi pengawal alm Ibu Ani Sby, jadi itu bukan kritikan tapi pemahaman ber etika terhadap hirarki dalam prajurit kesatria,
Salut terhadap Polwan cantik yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika berkehidupan yang berdampingan dan mengedepankan moral dalam setiap tindakan.

Ternyata akbp netty bukan orang sembarangan, disamping pangkat akbp dia juga pernah menjadi kapolsek pelabuhan sunda kelapa yang pernah viral masyarakat muara angke demo untuk mempertahankan netty supaya tidak pindah,perjalanan yang sangat panjang dengan prestasi yang banyak akhirnya menghantarkan netty menjadi kapolsek menteng jakarta pusat,
dan sebelumnya pernah menjadi pengacara kepolisian ( bidkum polda metro jaya selama tiga tahun, yang tidak kalah penting dalam kedinasan pernah menjadi Komandan Brigade Motor ( Harley davidsond) di direktorat lalu lintas polda metro jaya yang menghantarkan netty menjadi pengamanan obyek vital dikedutaan ( embassy ) sambil menimba ilmu S3 dibidang hukum dan akhir menyandang gelar doktor dengan predikat cumlaude.
Netty juga adalah salah satu polisi wanita yang mendapat penghargaan
Indonesia Women Exellenve 2021.
Walaupun dengan kesibukannya yang sanagt padat dinas dan mendampingi suami menghantarkan berpangkat jenderal dia juga masih sempat mendidik anak2 menjadi seorang dokter dan seorang insinyur dengan gelar sekarang sanjana tehnik dari universitas Diponegoro dan sekarang masih bekerja di IKN dua bukan setelah wisuda terangkum dari instagram netty @netty_diana.





