CIKARANG PUSAT, BEKASI//NUSANTARARAYA.COM//– Program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H, M.H., bersama jajaran, melakukan pengecekan langsung ke lahan pertanian jagung seluas 25 hektar pada Selasa, 2 Desember 2025.

Lahan tersebut terbagi menjadi dua tahap penanaman. Tahap pertama seluas 14 hektar dengan usia tanaman 72 hari, dan tahap kedua seluas 11 hektar dengan usia tanaman 28 hari (mulai tanam 20 Oktober 2025).
“Kami sangat senang melihat perkembangan tanaman jagung yang begitu baik. Di Blok A, B, C, dan E, tanaman sudah berbunga 100% dan mengeluarkan putren dengan sangat baik. Bahkan, di Blok B, satu pohon bisa menghasilkan dua pongkol jagung,” ujar AKP Elia Umboh di lokasi.
AKP Elia Umboh menambahkan, dengan kondisi cuaca yang mendukung, panen jagung diperkirakan dapat dimulai pada pertengahan Januari hingga akhir Februari 2026. Program ini memberdayakan 30 petani lokal dari kelompok karya tani Tembong Gunung, yang sebelumnya terbiasa menanam padi, cabai, dan hortikultura lainnya.
Benih jagung hibrida merek Pendekar Sakti yang digunakan dalam program ini diperoleh dari Kementerian Pertanian RI. Metode penyiraman memanfaatkan air tadah hujan dan kolam embung buatan, sementara pemupukan dilakukan secara berkala menggunakan pupuk kandang, pestisida, ZTP, NPK 15-15, urea, dan PAC Nitrogen bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.
“Kami terus melakukan perawatan intensif setiap hari, seperti pendangiran, perbaikan saluran air, pemberian pupuk, dan penyiraman. Kami optimis program ini akan berhasil mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” pungkas AKP Elia Umboh.
Pada 26 November 2025, kegiatan pemupukan tahap 1 di Blok F, G, dan H telah dilaksanakan, disertai dengan pendangiran dan perbaikan saluran air.
“Program ketahanan pangan ini adalah wujud komitmen Polda Metro Jaya dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Kami berharap, hasil panen jagung ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” – AKP Elia Umboh, S.H, M.H.(Red)





