JAKARTA // nusantararaya.com / Aksi Demo di lakukan Aktivis Aktivis Forum Pemuda Buru Bersatu (FPBB), dengan melakukan orasi di depan Mabes Polri Jakarta, diantara nya tuntutan tersebut sebagai berikut , pertama mendesak Propam mabes polri segera periksa oknum anggota polres buru terkait jaringan uang kontrak ke penambang ilegal di gunung botak dan gogorea, kedua kami mencium aroma membekangi mafia pertambangan dengan menyuplai uang kontrak pembelian untuk emas, aktivis perendaman,tong, promo dan pasokan bahan kimia ke penambang ilegal, dan tuntutan ketiga adalah mendesak penegakan hukum tanpa tebang pilih dan tindak tegas oknum anggota polres guru yang bermain-main dengan atensi bapak Kapolri.
Sementara itu Bapak Muhammad Ali Barges Ketua umum FPBB menerangkan Aksi demo Itu adalah untuk membuat polri harus mencopot ada beberapa oknum yang terlibat di dalam pemasokan zat-zat B3 terhadap gunung botak, terangnya
Meminta kepada Kapolri untuk mencopot AIpda Feri Hasan sebagai oknum Polres Buru tersebut dan kemudian meminta kepada polri untuk menangkap haji Komar dan haji Markus karena mereka adalah sindikat sindikat daripada pemasokan pemasokan obat-obat terlarang yang tidak punya izin ke pertambangan gunung botak seperti merkuri sianida, karbol dan lain-lain, harapnya.
Dan yang paling penting sekarang ini yang lagi kita godok atau kita olah adalah karena adanya masukan dari masyarakat banyak, hingga kita sudah dapat bukti adalah haji sultan yang merupakan gembong sindikat tertinggi untuk masalah ini, tambahnya.
inilah yang adik-adik aktivis dari FPBB melakukan demonstrasi itu di depan mabes polri jadi sikap FPBB tegas bahwa FPBB siap mendukung pemerintah daerah dan Mabes Polri untuk menangkap dan meminta lanjuti tentang para pemasok-pemasok bahan-bahan B3 itu ke pertambangan gunung botak, ungkapnya.
Dan FPBB juga meminta kepada mabes polri dan kepada pemerintah pusat untuk segera memperbaiki tata kelola dan zat yang terlarang terhadap partai gunung botak yaitu membuat regulasi-regulasi yang baik tata kelola digunung botak,”Habis Lebaran Kita Akan Turun Lebih Besar Lagi, Apabila Tidak Ada Tindakan dari Kapolri”, pungkasnya.(Tim red).








