Dairi Sumut // nusantararaya.com/ Praktek perjudian tebak angka, atau yang lazim disebut toto gelap (Togel), belum sepenuhnya bersih di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara (Sumut).
Penelusuran Media Gemantara Raya, di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Sipoholon, Sabtu (30/12/2023) dikumpulkan informasi bahwa, praktek perjudian togel di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara kembali marak .
Dalam menjalankan aksinya, para koordinator lapangan (Korlap) dan juru tulis (Jurtul) togel ada yang bermain kucing-kucingan, namun ada juga yang berani terang-terangan. Biasanya mereka nongkrong di warung-warung kopi sembari menunggu pemasang nomor tebakan. Terpantau juga di beberapa warung, disediakan buku tafsir mimpi dan kupon pembelian judi tebak angka (Togel).
Salah seorang Korlap Togel (sengaja dirahasiakan identitasnya), di Kecamatan Tarutung, mengatakan praktek judi togel telah beroperasi di beberapa desa, di antaranya Desa Pagarsinondi Kec.Tarutung.
“Saat dikonfirmasi jurtulnya justru merasa kebal hukum di duga karena diback up orang kebal hukum dan merehkan Tim Media Gemantara Raya ,dengan mengatakan bahwa siapapun tidak akan mampu bisa menghentikan judi togel berhenti di Taput ,”ujarnya dengan nada sepele
Kata dia, selain di Kecamatan Tarutung, praktek judi togel juga telah kembali beroperasi di beberapa wilayah lain di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). “Coba saja telusuri ke Kecamatan Tarutung, sudah lama main di sini bukan cuma disini di daerah lain pun ,” sambungnya.
Dari hasil penelusuran Tim Gemantara Raya di beberapa desa di Kecamatan Tarutung , juga didapatkan informasi. Maraknya kembali praktek judi togel di Taput, dikendalikan oleh beberapa orang bandar.
Beberapa orang Jurtul yang dimintai keterangan menyebutkan, setidaknya ada beberapa yang mengendalikan praktek judi togel di Taput.
Maraknya kembali praktek judi togel di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), khususnya di Kecamatan Tarutung, Tim Media Gemantara Raya mencoba konfirmasi ke Kasi Humas Polres Taput Ipda Baren Gultom ,namun belum ada tanggapannya hingga berita ini diterbitkan.(M.H)









