KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Upaya percepatan pembangunan Jembatan Garuda terus digencarkan melalui kolaborasi lintas unsur di Dusun Tandang, Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (27/4/2026).
Pada tahap terkini, personel gabungan yang terdiri dari anggota Kodim 1015/Sampit, aparat desa, serta masyarakat setempat fokus melakukan penguatan distribusi material menuju titik pancang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian krusial dalam tahapan awal pembangunan jembatan gantung yang akan melintasi Sungai Tualan.
Jembatan Garuda direncanakan memiliki lebar sungai sekitar 70 meter dengan bentang daratan mencapai 80 meter.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu menjawab keterbatasan akses yang selama ini menjadi kendala utama warga dalam beraktivitas.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Kehadiran jembatan ini nantinya diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran aktivitas masyarakat, baik di sektor pendidikan, perekonomian, maupun pertanian dan perkebunan.

“Semangat kebersamaan ini menjadi kunci utama agar pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” ujar Serka Herman.
Saat ini, progres pembangunan terus ditingkatkan secara bertahap dengan dukungan penuh dari seluruh pihak yang terlibat.
Besar harapan, Jembatan Garuda dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
(Tbk)



