KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kodim 1015/Sampit bersama instansi terkait dan sejumlah perusahaan swasta menggelar pelatihan penanggulangan Karhutla di Lapangan Panahan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur serta perusahaan swasta seperti PT. BPP, PT. BIS, PT. SA, PT. CKP dan PT. OBJ.
Pelatihan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., bersama Kepala BPBD Kabupaten Kotim Multazam, ST., M.MT.

Dalam keterangannya, Dandim 1015/Sampit menyampaikan bahwa pelatihan penanggulangan Karhutla sangat penting guna memastikan penanganan di lapangan berjalan teratur dan terkoordinasi dengan baik.
“Dengan cuaca saat ini yang jarang terjadi hujan, sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Oleh sebab itu segala peralatan yang ada harus siap digunakan. Komunikasi antar personel di lapangan juga sangat penting agar tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta dalam menghadapi ancaman bencana alam yang kerap terjadi saat musim kemarau.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan personel di lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga apabila terjadi Karhutla, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terpadu,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT. OBJ, Sudiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 1015/Sampit beserta instansi terkait yang telah berkolaborasi dalam mengantisipasi ancaman Karhutla di wilayah Kotawaringin Timur.
Menurutnya, peningkatan keterampilan personel dan komunikasi yang baik antar pihak menjadi kunci dalam penanganan Karhutla secara cepat dan efektif.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terpadu,” tegasnya.
(Tbk)



