
KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Piket Perwira Pengawas (Pawas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) Iptu Joko Istanto didampingi petugas Piket Sipropam Bripda Bangkit Pangestu melaksanakan pengecekan situasi rumah tahanan (rutan) sekaligus memeriksa jumlah tahanan di Rutan Mapolres Kotim, Selasa pagi (12/05/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pengendalian guna memastikan keamanan serta kondisi rutan tetap dalam keadaan aman dan kondusif.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. melalui Pawas Iptu Joko Istanto menjelaskan, pemeriksaan meliputi pengecekan keamanan gembok rutan, fungsi kamera pengawas (CCTV), kelayakan alat pemadam api ringan (APAR), hingga pemeriksaan rutin barang bawaan para tahanan di dalam bilik rutan.
“Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan rutan berjalan optimal, termasuk pengawasan terhadap barang bawaan tahanan agar tidak ada barang terlarang masuk ke dalam rutan,” ujar Iptu Joko Istanto.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh gembok rutan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkunci maksimal.
Fungsi CCTV juga berjalan dengan baik dan mampu memantau seluruh sudut ruang tahanan. Selain itu, APAR yang berada di ruang jaga dinyatakan lengkap dan dalam kondisi siap digunakan.
Petugas juga melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan tahanan dan tidak menemukan barang-barang yang dilarang berada di dalam bilik tahanan.
Situasi di lingkungan sekitar rutan pun terpantau aman dan kondusif dengan penjagaan oleh dua personel petugas jaga tahanan.

Sementara itu, jumlah tahanan yang berada di Rutan Mapolres Kotim saat pengecekan berlangsung tercatat sebanyak 45 orang laki-laki dan seluruhnya dalam kondisi sehat.
Pada kesempatan tersebut, Pawas turut memberikan arahan kepada para tahanan agar mematuhi seluruh aturan selama berada di dalam rutan dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban.
Selain itu, petugas jaga tahanan juga diingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengecekan jumlah tahanan secara berkala, serta segera melaporkan setiap perkembangan situasi rutan kepada pimpinan secara berjenjang.
(Tbk)




