CIKARANG UTARA//MEDIANUSANTARARAYA.COM// — Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan di Kabupaten Bekasi. Pada Rabu, 20 Mei 2026, aksi nyata bertajuk Program Sungai Bersih digelar di kawasan pintu masuk Perumahan Puri Nirwana Residence, Kecamatan Cikarang Utara.
Kegiatan gotong royong ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi, mulai dari puluhan relawan peduli lingkungan,World CleanUp Day (WCD KAB BEKASI), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Babinsa, hingga jajaran kepolisian setempat. Gerakan ini diinisiasi oleh Sungai Watch, organisasi lingkungan yang dikenal aktif melakukan penyelamatan sungai di berbagai wilayah Indonesia.
Program Sungai Bersih ini bukan sekadar kegiatan mengangkut sampah, melainkan bentuk kampanye edukasi langsung kepada masyarakat. Sungai Watch bersama para relawan ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan sumber air dari pencemaran sampah rumah tangga maupun limbah plastik.
Di lokasi kegiatan, para relawan dan petugas bekerja sama turun ke aliran sungai. Menggunakan beragam peralatan hingga jaring penangkap sampah, mereka bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air dan merusak pemandangan.
Upaya para relawan, terutama tim Sungai Watch yang datang khusus dari Bali, mendapat apresiasi tinggi dari warga dan tokoh pemuda setempat.
Saat ditemui di lokasi kegiatan, perwakilan pemuda setempat, Rizky Meylana Yoanko, menyampaikan kekagumannya atas dedikasi para relawan.
“Program ini sangat bagus. Mereka datang jauh-jauh dari Bali, mengerahkan personel untuk turun langsung bergerak demi kepedulian terhadap sungai kita. Kami berharap ke depannya kolaborasi seperti ini terus berlanjut, agar lingkungan sungai yang tadinya kotor bisa bersih dan tetap terjaga,” ujar Rizky.
Selain mengembalikan keindahan lingkungan dan mencegah risiko banjir di wilayah Cikarang Utara, kebersihan aliran sungai ini juga membawa dampak baik bagi sektor pertanian. Aliran air yang tidak tersumbat sampah plastik akan mengalir lebih lancar menuju kawasan hilir, salah satunya ke wilayah Sukatani.
Kelancaran pasokan air bersih ini diharapkan dapat membantu para petani di Sukatani dalam mengairi lahan persawahan mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan pula tumbuh kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai. Pasalnya, sungai yang bersih tidak hanya menjaga kelestarian ekosistem, tetapi juga menjamin keberlangsungan hidup dan mata pencaharian warga, khususnya para petani di wilayah hilir.(Red)









