
BOGOR, MEDIANUSANTARARAYA.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi pengingat penting akan nilai-nilai asah, asih, dan asuh dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Hal tersebut disampaikan Tenor Amin Sutanto, Pemimpin Redaksi sekaligus Penanggung Jawab di beberapa media, seperti pada Media TNI-POLRI dan Media Nusantara Raya.
“Dalam refleksi Idul Adha 1447 H menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan ritual keagamaan, melainkan ruang pertemuan untuk memperkuat makna kehidupan dan kepedulian sosial,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, duduk bersama dalam kebersamaan merupakan upaya meraih cahaya kehidupan melalui tiga pilar utama, yakni asah, asih, dan asuh.
“Asah adalah menajamkan akal agar tidak tumpul oleh zaman. Asih berarti melembutkan hati agar tidak keras oleh kepentingan. Sedangkan asuh adalah menguatkan jiwa agar tetap teguh dalam perjalanan hidup,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sikap rendah hati dalam menjalani kehidupan. Setinggi apa pun ilmu yang dimiliki seseorang, kata dia, semuanya harus tetap bersandar pada adab dan kasih sayang terhadap sesama.
Dalam refleksinya, simbol huruf “alif” dimaknai sebagai teladan kehidupan.
Huruf pertama tersebut bukan menggambarkan siapa yang paling tinggi, melainkan siapa yang paling mampu menjadi peneduh bagi orang lain.
Pesan tersebut disampaikan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H sebagai ajakan untuk terus memperkuat keikhlasan, persatuan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Mohon maaf lahir dan batin,” tutup Tenor Amin Sutanto.
(Tbk)







