BEKASI//MEDIANUSANTARARAYA COM//– Gelombang antusiasme masyarakat tampak nyata di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Ribuan pendukung dari berbagai elemen masyarakat berbondong-bondong mengiringi Drs. Edi Nuraidi HS mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sukarukun untuk masa bakti 2026–2034.
Iringan masa pendukung memenuhi sepanjang jalan dari kediaman calon menuju lokasi pendaftaran; ada yang berangkat naik berkelompok dengan sepeda motor, dan tak sedikit pula yang berjalan kaki bersama-sama, menciptakan suasana hangat penuh semangat persaudaraan. Sesampainya di lokasi, rombongan disambut dengan ramah dan baik oleh Ketua Panitia Pilkades beserta seluruh jajaran panitia setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk Tim Monitoring dari Kecamatan Sukatani (Bapak Mawi, Bapak Hajaan, Bapak Rosadi), perwakilan kepolisian Kanit Intel Polsek Sukatani,Babinsa Desa Sukarukun, tokoh masyarakat, panitia, serta seluruh warga dan pendukung.
“Alhamdulillah ini hari kedua pendaftaran bakal calon Kepala Desa Sukarukun. Kami mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kekurangan tempat atau pelayanan. Selamat kepada Bapak Edi Nuraidi yang resmi mendaftar, semoga senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran hingga selesai pemilihan,” ujar Ketua Panitia.
Panitia juga mengajak seluruh warga, pendukung, dan kader untuk bersama-sama menyukseskan Pilkades dengan suasana aman, damai, dan tenteram, menjaga ketertiban di lokasi maupun perjalanan pulang agar proses pemilihan kelak melahirkan pemimpin yang amanah dan dicintai seluruh warga.
Drs. Edi Nuraidi HS yang akrab disapa Bang Kumis (nomor urut 2) turut menyampaikan pesan singkat dan menyentuh hati. Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan memohon maaf jika ada tutur kata atau sikap yang kurang berkenan selama proses berlangsung.
“Kepada seluruh kader dan pendukung, jagalah perasaan, kendalikan pikiran dan emosi kita. Siapapun yang terpilih nanti adalah saudara kita bersama. Jangan biarkan demokrasi ini justru memecah persatuan kita,” tegasnya.
Di akhir sambutan, ia menutup dengan pantun penuh makna persaudaraan:
Bulan Agustus telah tiba,
Membeli pepaya di kota tua,
Walaupun kita berjauhan tempatnya,
Silaturahmi harus tetap kita jaga.
Kegiatan pendaftaran berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan pihak berwenang serta tim kecamatan, menjadi awal langkah pemilihan yang transparan dan bermartabat bagi kemajuan Desa Sukarukun ke depan.(Red)







