BEKASI//MEDIANUSANTARARAYA.COM//— Safari Maulid Arba’in malam ke-14 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung khidmat, meriah, dan penuh nuansa religius. Kegiatan digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gang Linam, RT 006/RW 014, Perumahan Bumi Cikarang Makmur (BCM), Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Acara tersebut dihadiri KH Muhammad Badrun Yahya, para ulama dan habaib, serta RT dan RW setempat. Kehadiran para tokoh agama dan tokoh masyarakat menambah kekhusyukan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tahlil, pembacaan sholawat, dan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Mochamad Taufik. Dalam ceramahnya, Ustadz Mochamad Taufik mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus memperkuat ibadah kepada Allah SWT.
Mengawali tausyiahnya, Ustadz Mochamad Taufik menyampaikan sholawat dan salam kepada junjungan Nabi Muhammad ﷺ. Ia berharap lantunan sholawat yang terus diamalkan selama rangkaian Safari Maulid Arba’in dapat menjadi wasilah bagi umat untuk memperoleh syafaat Rasulullah ﷺ di akhirat kelak.
“Kembali kita berharap, semoga dengan lantunan sholawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ ini menjadi wasilah kita di akhirat kelak, sehingga kita memperoleh syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ,” tutur Ustadz Mochamad Taufik.
Dalam ceramahnya, ia juga mengingatkan kembali kisah yang sebelumnya disampaikan oleh Al-Mukarrom Bapak Kiyai Yayat Hidayatuddin mengenai kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. Kisah tersebut menggambarkan bagaimana rasa syukur dan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah ﷺ menjadi pelajaran penting bagi umat Islam.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ hendaknya diwujudkan dengan semakin meningkatkan ibadah kepada Allah SWT serta mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ, para sahabat, tabi’in, dan para guru yang telah menjadi jalan bagi umat dalam mengenal Islam, Al-Qur’an, dan sunnah Nabi.
Ustadz Mochamad Taufik juga mengajak jamaah untuk tidak hanya mengetahui kisah kehidupan Rasulullah ﷺ, tetapi menjadikan beliau sebagai suri teladan sejati dalam kehidupan.
“Banyak hal yang telah disampaikan oleh para guru kita, bagaimana Rasulullah ﷺ lahir, tumbuh dewasa hingga diangkat menjadi Rasul. Semua itu sudah banyak disampaikan. Maka hendaknya kita menjadikan Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ sebagai teladan sejati dalam hidup,” pesannya.
Ia kemudian memberikan gambaran mengenai keteladanan Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya tentang sifat beliau yang senantiasa memperhatikan dan memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitarnya. Kisah tersebut menjadi pengingat bagi jamaah tentang pentingnya memiliki sifat penyayang, peduli, dan berbagi kepada sesama.
Selain tausyiah, suasana Safari Maulid Arba’in malam ke-14 semakin semarak dengan penampilan Grup Hadroh Ahbabul Ittihad yang mengumandangkan lantunan sholawat. Tari Syupi Cikarang juga turut memeriahkan kegiatan sehingga acara berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat syiar Islam.
Kegiatan Safari Maulid Arba’in ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dengan memasuki malam ke-14, rangkaian Safari Maulid Arba’in terus mendapatkan antusiasme masyarakat. Semangat bersholawat, bersilaturahmi, dan meneladani akhlak Rasulullah ﷺ diharapkan terus terjaga serta memberikan keberkahan bagi seluruh jamaah dan warga yang hadir.







