BEKASI // MEDIANUSANTARARAYA.COM//– Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di KPC Seliwa Jalan Enam, Kabupaten Bekasi, tidak hanya diisi dengan lantunan sholawat dan doa bersama, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial berupa santunan bagi anak yatim piatu dan para lansia.
Kegiatan yang penuh nuansa kebersamaan tersebut digelar pada Sabtu, 5 September 2026, bertepatan dengan 23 Rabiul Awal 1448 H, bertempat di PPC KPC Seliwa Jalan Enam, Bulak Manggah Utara, RT 003/RW 003, Desa Suka, Kabupaten Bekasi.
Mengusung tema “Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Melalui Sholat, Sholawat, Silat, Silaturahmi, dan Santunan Anak Yatim Piatu”, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pembawa acara, Ibu Dewi.
Dalam kesempatan tersebut, Ki Maung Jagatpati selaku Guru Besar Padepokan Seliwa Jalan Enam menyampaikan rasa syukur karena seluruh keluarga besar, tamu undangan, para donatur, serta panitia dapat berkumpul dalam keadaan sehat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Maulid Nabi sekaligus santunan dapat terlaksana.
“Semoga santunan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua. Mohon maaf jika ada kekurangan. Semoga tahun depan kita bisa berbuat lebih banyak lagi,” ujar Ki Maung Jagatpati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekjen Jajaka Nusantara Fadlan Sani, Ketua Medet Bang Syukur, Ketua Silaturahmi Aji Gondrong, serta sejumlah perwakilan organisasi masyarakat dan media, termasuk Jefry Gobang dari Media TNI POLRI.
Dalam sambutannya, Fadlan Sani mengajak seluruh yang hadir untuk senantiasa menjaga kesehatan sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Sehat itu mahal. Mari kita saling memaafkan dan mendoakan agar rezeki kita berkah dan bermanfaat,” tuturnya.
Sementara itu, Aji Gondrong selaku Ketua Silaturahmi mengaku terharu dan bersyukur dapat hadir dalam peringatan Maulid Nabi sekaligus santunan anak yatim piatu tersebut.
“Saya sangat terharu dan bersyukur bisa menghadiri acara Maulid dan santunan yatim piatu bersama Ki Maung Jagatpati, orang tua yang saya hormati,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Suasana semakin hangat ketika santunan diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan para lansia. Momen tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan, sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan Maulid Nabi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan, dan ramah tamah.
Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh khidmat. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga, sehingga nilai-nilai keimanan, silaturahmi, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.





