KABUPATEN BEKASI//MEDIANUSANTARARAYA.COM// Polres Metro Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen melon hidroponik yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo di lingkungan Kantor Sat Pamobvit Polres Metro Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan panen tersebut merupakan hasil pengembangan budidaya melon yang dilaksanakan Sat Pamobvit Polres Metro Bekasi dengan memanfaatkan dua metode hidroponik, yakni Dutch Bucket dan Nutrient Film Technique (NFT), sebagai bentuk inovasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas menjadi area pertanian yang produktif.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi didampingi Kasat Lantas Kompol Komang Karisma, Kasat Pamobvit Kompol Saiful Anwar, Kasat Binmas Kompol Sugihartono, Kasi Keuangan Kompol Wisrah, Wakasat Pamobvit AKP Basuni, Kasi Humas AKP Aliani, serta Kasi Propam AKP Mamun.
Turut hadir Division Head Township Management Kawasan Industri Deltamas Nandang Hardia dan Manager Community Kawasan Industri Deltamas Happy Syarif Hidayat sebagai bentuk dukungan dan sinergi antara kepolisian dengan pihak pengelola kawasan industri dalam pengembangan program ketahanan pangan.
Program budidaya melon tersebut mengembangkan dua varietas unggulan, yakni Golden Alisa dan New Ceria, dengan penerapan metode hidroponik yang disesuaikan dengan karakteristik tanaman serta lingkungan budidaya.
Untuk varietas Golden Alisa, budidaya dilakukan menggunakan sistem hidroponik NFT pada area terbuka. Proses penyemaian dimulai pada 28 Juli 2026 dengan jumlah 50 benih, kemudian dilanjutkan melalui tahapan pemeliharaan, pengaturan nutrisi, pembentukan buah, hingga memasuki masa panen.
Melalui metode tersebut, setiap tanaman ditargetkan mampu menghasilkan dua buah melon sehingga total potensi produksi varietas Golden Alisa mencapai 100 buah.
Sementara itu, varietas New Ceria dikembangkan menggunakan sistem hidroponik Dutch Bucket di dalam greenhouse yang dilengkapi fasilitas perlindungan UV. Penyemaian dilakukan pada tanggal yang sama, yakni 28 Juli 2026, dengan jumlah 20 benih.
Melalui pengelolaan lingkungan tumbuh dan pemberian nutrisi secara terkontrol, setiap tanaman New Ceria ditargetkan menghasilkan tiga buah melon, dengan total potensi produksi mencapai 60 buah.
Dengan demikian, program budidaya hidroponik Sat Pamobvit Polres Metro Bekasi memiliki target produksi keseluruhan sebanyak 160 buah melon, terdiri dari 100 buah Golden Alisa dan 60 buah New Ceria.
Pemanfaatan teknologi hidroponik dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu pendekatan pertanian modern yang memungkinkan tanaman dibudidayakan tanpa menggunakan tanah sebagai media utama. Sistem ini juga memberikan kemudahan dalam pengelolaan kebutuhan air dan nutrisi tanaman secara lebih terukur.
Selain berorientasi pada hasil pertanian, program tersebut menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan budidaya tanaman produktif bagi personel kepolisian, sekaligus menunjukkan bahwa lahan di lingkungan perkantoran dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan pangan.
Kegiatan panen melon ini juga mencerminkan sinergi positif antara Polres Metro Bekasi dan pengelola Kawasan Industri Deltamas dalam mendukung inovasi yang memberikan manfaat bagi pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.
Melalui pengembangan dua metode hidroponik tersebut, Polres Metro Bekasi berupaya menghadirkan contoh pemanfaatan teknologi pertanian yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya dalam mengembangkan kegiatan bercocok tanam secara mandiri pada lahan yang terbatas.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional melalui kegiatan produktif yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Polres Metro Bekasi berharap keberhasilan pengembangan budidaya melon hidroponik ini dapat mendorong tumbuhnya inovasi pertanian modern di tengah masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, serta memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung ketersediaan pangan yang berkelanjutan.
Melalui semangat inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna, Polres Metro Bekasi terus berupaya memberikan kontribusi positif yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat serta terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Bekasi.










