Dairi Sumut // nusantararaya.com / Dalam rangka menyerap aspirasi dan keluhan yang dihadapi guru dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pendidik dan pengajar Organisasi PGRI kabupaten Dairi melakukan konsolidasi organisasi ke tingkat Kecamatan .
Kegiatan Konsolidasi ini dihadiri langsung Ketua PGRI Kab .Dairi Jolenta Sihaloho S.Pd didampingi Sekretaris PGRI kabupaten Dairi Demson Silalahi S.Pd, Pembina Kecamatan (Camat Parbuluan) Saut Maruli Tua Sinaga S.Sos, Ketua PGRI Kec. Parbuluan Gabriel S.Simanjuntak S.Ag, Sekretaris PGRI kec.Parbuluan Ronald Simanjuntak S.Pd, Kepala SMPN 2 Parbuluan Alsen Sagala S.Pd dan 12 Ketua ranting serta Kepala Sekolah SD dan SMP se kec.Parbuluan yang dilaksanakan di SMPN 2 Parbuluan kec. Parbuluan Rabu ,22/02/2023 .
Dalam sambutannya Ketua PGRI Kec. Parbuluan Jolenta Sihaloho S.Pd mengajak seluruh guru di kec. Parbuluan agar mendukung serta memajukan organisasi PGRI sebagai sebuah organisasi profesi.Payung hukumnya termuat di Undang Undang Hak Guru dan Dosen no 14 tahun 2005 ,bahwa guru wajib menjadi anggota profesi dan untuk mewujudkan ini ada aturan dan ketentuan yang harus ditaati bersama, dalam hal itulah anggota memiliki kewajiban yang harus dilaksanakan .Menurut Jolenta,organisasi PGRI tidak bisa berjalan jika guru tidak saling mendukung organisasi profesinya sendiri, lewat organisasi ini kita sebagai guru akan menunjukkan jati diri sebagai orang yang memiliki solidaritas dan kesetiakawan “,tandasnya.
Selanjutnya dalam sambutan sekaligus arahan Camat Parbuluan sebagai Pembina Kecamatan menyampaikan bahwa Bupati Dairi melalui Camat Parbuluan, menyampaikan lewat guru sebagai tenaga pendidik juga memiliki peranan penting mengatasi stunting (gizi buruk), khususnya anak sebagai generasi penerus bangsa ini ,tentu saja lahirnya generasi kuat berawal dari kondisi kesehatan yang baik ,kesehatan yang baik didapatkan dari makanan bergizi yang dikonsumsi anak.

Disamping itu guru bisa berperan mendorong orangtua peduli terhadap anak, menurut SMT Sinaga,” masih ada anak didik yang tidak serapan dari rumah yang berdampak terhadap kekebalan tubuhnya, tentusaja ini juga tugas guru menghimbau agar rajin serapan .
Aksi kedua, anak didik dianjurkan untuk bawa serapan ke sekolah wajib pakai sayur, setiap Jumat siswa membawa sayur dan ikan ke sekolah makan di sekolah .
Semua arahan Bapak Bupati Dairi ini sebagai Pembina Kecamatan yang berkolaborasi dengan Guru maka Tugas kami memonitor ini juga di seluruh kecamatan ini,”imbuhnya. Upaya kita juga bagaimana generasi bangsa ini bisa seperti Nono yang bisa menaklukkan dunia usia 7 tahun seorang anak desa.Mudah mudahan lahir putra putri kita di Kec Parbuluan khususnya kedepannya seperti Nono tentu dengan usaha kita bersama ,”tandasnya diakhir sambutannya. (L.H)








