Pamulang // nusantararaya.com / Gereja the Rock Pamulang yg didirikan Pendeta Amos Sugianto adakan doa lintas agama dan santunan yatim di bulan Ramadhan di selingi acara buka puasa bersama.
Hadir dalam acara tersebut KH. Nuril Arifin Husin dan Direktur Deradikalisasi BNPT Brigjend Ahmad Nurwakhid SE MM.
Brigjend Ahmad Nurwakhid menyampaikan pesannya bahwa, semua agama di Indonesia meyakini satu Tuhan hanya penyebutanya yg berbeda. Sebagai tercantum dalam sila pertama Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karenanya Indonesia sebagai negara yang berketuhanan tidak bisa meninggalkan keberagaman dalam bhineka tunggal Ika.

Sifat ekslusif dan merasa paling benar adalah cerminan dari kesombongan yg di miliki iblis Laknatulloh alaik sambungnya.
KH Nuril Arifin Husin yang kerab di sapa Gus Nuril menyampaikan, bahwa Indonesia bukan negara agama, karena negara – negara yang berdasarkan agama memiliki potensi perpecahan. Indonesia mengakui beberapa agama dan sudah di tata dalam Pancasila.
Usai dilakukan santunan dan buka puasa bersama, acara yang juga dihadiri Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Pamulang, H. Fachrudin, disemarakan dengan lantunan lagu Salam Satu Jiwa Indonesia yang dibawakan oleh Gus Iwenk. Selanjutnya acara di tutup dengan lantunan lagu Bagimu Negri, di nyanyikan bersama sama oleh 500 peserta yang hadir.
Red








