Dairi Sumut // nusantararaya.com/ setelah kejadian beberapa bulan yang lalu dimana 4 orang pemuda nakal mabuk mengganggu dan meresahkan petugas medis Puskesmas Parbuluan hingga kini belum ada respon dari Pemerintah kabupaten Dairi untuk melakukan sebuah kebijakan untuk mengatasi kejadian tersebut agar tidak terulang kedepannya lewat melengkapi Satpam di Puskesmas Rawat Inap tersebut.

Dalam bertugas ,tenaga medis dan tenaga kesehatan harus dijamin keamanan dan keselamatannya. Setelah kejadian bulan lalu diharapkan pada fasilitas kesehatan ( faskes) dilengkapi dengan Satpam di Puskesmas Rawat Inap tersebut .Negara harus menjamin keamanan dan keselamatan tenaga medis dalam menjalankan tugasnya sesuai (SOP) Standar Operadional Prosedur dan standar Pelayanan. Petugas medis yang piket pada malam tersebut juga berharap Perhatian Pemerintah kabupaten Dairi agar Puskesmas Parbuluan dilengkapi sekuriti atau Satpam agar tercapai Dairi Maju sesuai visi Misi Bupati Dairi Dr Edy Kelleng Ate Berutu mewujudkan Dairi Unggul .
Dengan adanya Satpam diharapkan dapat mengantisipasi kejadian buruk tersebut ,disamping itu petugas medis di Puskesmas Sigalingging Parbuluan 98 persen terdiri dari tenaga medis perempuan. Mewakili Tokoh masyarakat Lumumba Hutabarat S.Pd dan Pdt Drs Togar Sigalingging telah mencoba menyampaikan harapan warga masyarakat kecamatan Parbuluan seperti yang telah dilakukan untuk peningkatan penatalayanan kepolisian lewat peningkatan satus Polsupsektor menjadi Polsek Parbuluan dimana semua warga Kec Parbuluan sudah merasakan mamfaatnya dan warga Kec. Parbuluan berterimakasih kepada Polri atas perhatiannya telah mewujudkan permohonan masyarakat tersebut .Demikian harapannya bahwa Puskesmas Parbuluan akan berubah dan harapan warga Parbuluan akan diwujudkan oleh Pemerintah kabupaten Dairi dimasa jabatan Bupati Dairi Dr.Edy Kelleng Ate Berutu demi kita bersama. (L.H)






