TASIKMALAYA//NUSANTARARAYA.COM//Sebut saja Eros Rosid salah satu pengemudi Ojok “Online” di Tasikmalaya menyambut baik kedatangan Direktur Eksekutif Jamkeswatch KSPI beserta rombongannya.
Walau mesti menempuh perjalanan yang cukup panjang bukan menjadi halangan agar tetap bisa sampai ke tempat tujuan yang tepatnya berada dijalan Taman Harapan, desa Kahuripan, Kecamatan Tawang, kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu(25/05/225).
Pasca adanya aksi protes untuk mematikan aplikasi serentak secara nasional, Eros Rosid yang kebetulan pengurus Exco Partai Buruh(PB) kabupaten/kota Tasikmalaya membeberkan bagaimana Partai Buruh diwilayahnya bisa lolos verifikasi, hingga maju untuk berkontestasi.
Saat dikonfirmasi Media TNI POLRI Eros mengungkap pentingnya jaminan kesehatan untuk “Driver” Ojol yang ada di Tasikmalaya.
“Ini bagian upaya kita bersama dalam memaksimalkan bagaimana pengemudi Ojol di Tasikmalaya bisa terlindungi dari jaminan sosialnya.
Sejak dilahirkannya BPJS Kesehatan 1 Januari 2014 tentu belum sepenuhnya bisa dirasakan oleh semua kalangan. Tarik ulurnya sebuah regulasi pun seolah tidak pernah ada hentinya digulirkan,” terang Eros kepada awak Media TNI POLRI Minggu (25/05/2025).
Menurutnya, Jamkeswatch mesti bisa terbentuk di Tasikmalaya karena peran Jamkeswatch bisa membantu masyarakat sekitar ketika membutuhkan pengobatan di Rumah Sakit.
“Kami bangga bisa langsung ketemu dengan pengurus Nasional Jamkeswatch yang dikomandoi oleh bung Daryus. Momen yang seperti yang kami tunggu bersama komunitas Ojol di Tasikmalaya, agar bisa saling diskusi tentang bagaimana mekanisme ketika menggunakan BPJS Kesehatan.
Kecelakaan yang kerap kali menimpa rekan kami di Ojol tentu sering terjadi, namun ketika sudah diskusi aeperti ini jadi bisa mengetahui bagaimana mekanisme ketika berobat mnggunakan BPJS Kesehatan,” ujar pria yang akrab disapa Kang Eros itu.
Senada disampaikan oleh salah satu Pengemudi Ojol bahwa dirinya sudah menanti kedatangan pengurus Nasional Jamkeswatch sejak dari pagi.
“Kami sangat membutuhkan pengetahuan tetang bagaimana ketika terjadi kecelakaan yang menimpa terhadap kami sebagai “Driver” Ojol. Karena sejatinya kecelakaan tidak pernah mengenal waktu, kapan saja bisa terjadi, ” ucapnya tegas.
Dengan hasil keputusan musyawarah bersama kepengurusan ditingkat Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Jamkeswatch kabupaten/kota Tasikmalaya akan segera dilegalkan, tinggal menunggu Surat Keputusan(SK) yang akan segera dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Naional(DPN) Jamkeswatch KSPI.
Sisi administrasi sebagai tanda legalitas kepengurusan DPD Jamkeswatch kabupaten/kota Tasikmalaya akan segera diproses secara kelembagaan.(Amun Kaperwil Jawa Barat)






