
KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Komandan Kodim (Dandim) 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda XXII/Tambun Bungai yang dilaksanakan di Dusun Tandang, Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (6/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., didampingi Kasiter Kasrem 102/Pjg, perwakilan Bupati Kotim, perwakilan Kapolres Kotim, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan video conference bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam rangka pembukaan pembangunan jembatan secara serentak.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang telah memasuki tahap keempat, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di daerah.
“Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna membuka akses wilayah, memperlancar mobilitas, serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah terpencil,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 102/Panju Panjung menyampaikan bahwa di wilayah Kalimantan Tengah terdapat delapan titik pembangunan jembatan yang telah disetujui, terdiri dari lima jembatan gantung dan tiga jembatan beton.

“Kami berharap pembangunan ini dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan dan terus berlanjut dengan penambahan titik di wilayah lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ungkapnya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut serta menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran pembangunan.
Dalam rangkaian kegiatan, turut dilaksanakan pemotongan tumpeng, penyerahan bantuan sosial secara simbolis, peninjauan lokasi pembangunan, serta peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayahnya terdapat dua titik, yakni di Dusun Tandang dan Desa Tukang Langit.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat menjadi solusi dalam membuka keterisolasian wilayah serta mempermudah akses masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, baik untuk pendidikan, ekonomi, maupun sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
(Tbk)



