KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Proses pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kodim 1015/Sampit, tepatnya di Desa Tukang Langit, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai menunjukkan perkembangan signifikan, Rabu (15/04/2026).
Tahap awal pembangunan ditandai dengan kegiatan penggalian lubang pondasi yang dilakukan oleh personel Kodim 1015/Sampit bersama masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan semangat gotong royong, mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan warga.
Danramil 1015-08/Mentaya Hulu, Kapten Inf Darsi Eko Utomo, menyampaikan bahwa pengerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan peralatan sederhana.
Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat personel dan masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Penggalian pondasi ini merupakan tahap awal yang sangat penting sebagai dasar utama penopang struktur jembatan ke depan. Kami kerjakan bersama masyarakat dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dirasakan warga.
Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan rakit atau perahu untuk melintasi area tersebut, yang kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama dalam pengangkutan hasil pertanian.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan mobilitas warga di wilayah tersebut.
Keterlibatan langsung personel TNI di lapangan juga menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesulitan masyarakat.
Melalui kerja sama yang solid, pembangunan diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
Meski dilakukan secara bertahap, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif.
Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan jembatan yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
(Tbk)






