KABUPATEN BEKASI//MEDIANUSANTARARAYA.COM//— Bhabinkamtibmas Polsek Serang Baru melakukan upaya problem solving dengan mempertemukan kembali seorang remaja berusia 13 tahun dengan keluarganya setelah diduga meninggalkan rumah, Selasa, 7 Juli 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Perumahan KSB, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Upaya penyelesaian dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukaragam Aiptu Hadir Ma’ruf bersama Bhabinkamtibmas Desa Jayamulya Bripka Abdul Haris.
Dalam kegiatan itu turut hadir unsur masyarakat, Pokdarkamtibmas, perwakilan DP3A, serta pihak keluarga yang selama ini merawat remaja tersebut.
Peristiwa berawal saat seorang remaja berinisial A ditemukan warga berada di teras masjid wilayah Perumahan KSB, Desa Sukaragam, sejak pagi hari. Menindaklanjuti hal tersebut, Bhabinkamtibmas bersama warga dan Pokdarkamtibmas melakukan pendampingan serta memastikan kondisi remaja tersebut.
Selanjutnya, Bhabinkamtibmas Desa Jayamulya menghubungi pihak keluarga yang selama ini mengasuh remaja tersebut di wilayah Desa Jayamulya. Setelah dilakukan komunikasi, pihak keluarga datang untuk menjemput dan membawa remaja tersebut kembali pulang.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada pihak keluarga agar lebih memperhatikan, membimbing, serta menjaga komunikasi dengan anak sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama melalui media sosial. Selain itu, warga diminta tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan online, termasuk aktivitas jual beli melalui media sosial.
Polsek Serang Baru mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas, peristiwa pidana, maupun permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Warga dapat menghubungi Polsek Serang Baru, Bhabinkamtibmas setempat, atau layanan Call Center Polisi 110.
Kegiatan problem solving ini menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan sosial secara humanis dan kekeluargaan.(Red)








