KOTIM, MEDIANUSANTARARAYA.COM – Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., mengikuti kegiatan Panen Raya Nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara video conference (vicon) dari Desa Lampuyang, Jalan HM Aesyad, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan Panen Raya Nasional tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempererat sinergi lintas sektor guna mewujudkan target swasembada pangan nasional.
Agenda ini melibatkan pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta para petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom., Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Umar Kaderi, S.H., M.Sc. yang mewakili Bupati Kotawaringin Timur, Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rimbun, S.T., Dandim 1015/Sampit Letkol Inf. Dwi Candra Setyawan, S.I.P., Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran Forkopimda, Forkopimcam, perangkat daerah, dan kelompok tani.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Menurutnya, peningkatan produksi pangan nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, penyuluh pertanian, dan para petani.
Presiden juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian, termasuk TNI yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat.
Keterlibatan TNI di bidang pertanian disebut sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat sekaligus dukungan terhadap program prioritas nasional.
Selain itu, pemerintah berkomitmen terus memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pemanfaatan teknologi modern, pendampingan kepada petani, hingga penguatan kelembagaan petani untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan kesiapan jajarannya untuk terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional serta mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.
(BHL)





