
KOTIM, MEDIA NUSANTARA RAYA.COM – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-127, Brigjen TNI Totok Sulistiyono, S.H., M.M., M.I.P menebar sebanyak 1.000 bibit ikan nila yang diserahkan kepada Karang Taruna Desa Tri Buana, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 1015/Sampit, dengan mengusung semangat memperkuat ketahanan pangan dari desa.
Penebaran bibit ikan dilakukan langsung oleh Kepala Tim Wasev Mabesad, Brigjen TNI Totok Sulistiyono, bersama unsur Forkopimda serta masyarakat setempat.
Suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme, di mana warga turut serta menebar benih ikan nila di kolam milik kelompok Karang Taruna.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Totok mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan.
Ia menilai wilayah pesisir maupun pedalaman memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan dan pertanian skala rumah tangga.
“Ketahanan pangan adalah program nasional. TNI bersama masyarakat berupaya mewujudkan kemandirian pangan, termasuk dengan memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk budidaya ikan dan menanam tanaman produktif,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, ribuan benih ikan nila yang ditebar diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar empat bulan. Hasil panen nantinya diharapkan menjadi sumber protein sekaligus tambahan pendapatan bagi warga.

“Kami sudah melakukan pembagian bibit secara serentak. Harapannya, langkah ini bisa menjadi awal kemandirian masyarakat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kotawaringin Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muslih, mengapresiasi langkah TNI yang turut memperhatikan sektor pangan masyarakat.
Ia menilai program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi warga.
“Program TMMD ini memberi dampak besar bagi masyarakat. Tidak hanya membuka akses jalan, tetapi juga mendorong masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di daerah lain, khususnya wilayah dengan keterbatasan akses ekonomi.
Salah satu warga penerima bantuan, Rojani (30), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut bibit ikan yang diterima merupakan bibit unggul yang telah diverifikasi dinas terkait sehingga kualitasnya terjamin.
“Kami sangat berterima kasih. Biasanya kalau beli sendiri, bibit seperti ini mahal. Sekarang kami bisa menanam tanpa biaya, tinggal dirawat saja,” katanya.
Warga lainnya, Yogi, menambahkan dirinya bersama masyarakat berkomitmen untuk merawat bantuan tersebut agar hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga maupun tambahan pendapatan.
“Yang paling penting, ini menjadi kenangan bahwa TNI pernah hadir membantu kami menuju kemandirian pangan,” ujarnya.
Program TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit tidak hanya mencakup kegiatan nonfisik seperti penebaran bibit dan penyuluhan, tetapi juga pembangunan infrastruktur desa berupa jalan dan fasilitas umum.
Melalui program ini, TNI berupaya menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(Ket)







