KABUPATEN BEKASI//MEDIANUSANTARARAYA.COM//– Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi, melaksanakan kegiatan *Police Goes to School* dan penyuluhan kepada pelajar di MTs Darunida Cikarang Timur, Kampung Citarik RT 001 RW 003, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur AKP Odo Sopandi bersama Bhabinkamtibmas Desa Karangsari AIPTU Amin Rois.
Kegiatan dihadiri Kepala MTs Darunida Cikarang Timur Zulqi Khosyatullah, M.Pd., staf tata usaha Andriana, S.Pd., Ketua Yayasan Darunida Cikarang Timur H. Deden Ruhyadi, serta sekitar 40 siswa dan siswi.
Dalam arahannya, AKP Odo Sopandi memberikan pembinaan mengenai pencegahan perundungan atau *bullying*, kenakalan remaja, tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya memahami aturan hukum sejak usia sekolah.
Para pelajar diajak untuk saling menghargai, tidak melakukan kekerasan fisik maupun verbal, serta berani menyampaikan kepada guru atau orang tua apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, AIPTU Amin Rois menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan para pelajar yang selama ini telah menjaga kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Para siswa diharapkan terus meningkatkan budi pekerti, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga nama baik sekolah.
Pelajar juga diimbau tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat mengarah pada kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan proses pendidikan.
Selain itu, para siswa diingatkan agar menggunakan gawai dan permainan daring secara bijak. Penggunaan gim secara berlebihan dinilai dapat mengganggu waktu belajar, kesehatan, dan interaksi sosial apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Melalui kegiatan *Police Goes to School*, Polsek Cikarang Timur mengajak seluruh siswa dan siswi MTs Darunida untuk berkomitmen menjauhi perundungan, narkoba, tawuran, serta berbagai perilaku negatif lainnya dengan memusatkan perhatian pada pendidikan dan pengembangan prestasi.
Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, yayasan, guru, dan orang tua diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berakhlak baik, disiplin, taat hukum, serta memiliki semangat belajar untuk meraih kesuksesan pada masa depan.









