
BARSEL, MEDIANUSANTARARAYA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui jajaran Polsek Gunung Bintang Awai (GB) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih sekaligus melaksanakan bakti kesehatan di Desa Sarimbuah, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 20.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat menggunakan satu unit truk tangki water tank milik PT Riung, subkontraktor PT MUTU.
Bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi sekitar 90 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 360 masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya warga di wilayah RT 01 hingga RT 03 Desa Sarimbuah.
Selain disalurkan langsung kepada masyarakat, sebagian air bersih juga digunakan untuk mengisi tandon PAMSIMAS Desa Sarimbuah.
Pengisian tersebut dilakukan sebagai upaya menyediakan stok air yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya pendistribusian air bersih, jajaran Polsek Gunung Bintang Awai juga melaksanakan bakti kesehatan dengan membagikan masker kepada masyarakat.
Pembagian masker tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kekeringan dan lingkungan yang berpotensi terdampak debu maupun asap.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Bintang Awai bersama personel Polsek dan Bhabinkamtibmas.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.
Melalui kegiatan tersebut, Polri kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kepedulian serta bantuan terhadap warga yang menghadapi kondisi sulit.
“Polri hadir, peduli dan memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.”
Selama kegiatan pendistribusian air bersih dan bakti kesehatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.
(BHL)








