PALANGKA RAYA, MEDIANUSANTARARAYA.COM – Satu unit rumah kosong berbahan kayu di Jalan Teuku Umar No. 97, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, terbakar pada Jumat (2/10/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.15 WIB. Bangunan berukuran sekitar 6 x 8 meter tersebut diketahui sudah tidak ditempati selama kurang lebih tiga tahun.
Berdasarkan keterangan saksi Olivia Indira Sari, sebelum kebakaran dirinya yang berada di dalam rumah mendengar suara ledakan cukup keras dari arah luar.
Saksi kemudian keluar untuk memeriksa sumber suara dan mendapati kobaran api telah membesar serta membakar seluruh bangunan rumah kosong tersebut.
Karena bangunan terbuat dari kayu dan papan, api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bagian rumah.
Saksi kemudian meminta pertolongan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sejumlah unsur penanganan kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi, di antaranya Ambulance ERP, Damkar Provinsi Kalimantan Tengah, Damkar Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Damkar Kota Palangka Raya, BPBD Kota Palangka Raya, serta gabungan relawan pemadam kebakaran.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB setelah petugas pemadam kebakaran dibantu relawan dan masyarakat melakukan upaya pemadaman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, berupa satu unit rumah kayu berukuran 6 x 8 meter.
Menurut keterangan pemilik, Jon Aprie Permandi, rumah tersebut merupakan peninggalan almarhum ayahnya yang diwariskan kepada keluarga.
Rumah itu telah kosong selama kurang lebih tiga tahun dan sebelumnya sempat ditempati seorang tukang bangunan yang bekerja membangun atau merawat rumah tersebut.
Karena sudah lama tidak dihuni, tidak terdapat barang berharga maupun dokumen penting yang tersisa di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.
Sementara itu, berdasarkan informasi sementara dari warga sekitar, api diduga berasal dari ledakan tabung gas. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dalam proses pemadaman, akses menuju lokasi sempat dipadati warga yang ingin menyaksikan kejadian.
Kondisi tersebut menyebabkan petugas pemadam kebakaran mengalami kesulitan saat mendekati lokasi.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
(BHL)





