• REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Login
Media Nusantara Raya
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • PRESIDEN RI
    • PARIWISATA
    • BUDAYA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Media Nusantara Raya
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • PRESIDEN RI
    • PARIWISATA
    • BUDAYA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • TNI – POLRI
No Result
View All Result
Media Nusantara Raya
  • HOME
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • PRESIDEN RI
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • RAGAM
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • BUDAYA
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
Home RAGAM

Perajah Motanoi Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Kesehatan Akibat Kabut Asap di Kalteng

Catherine Mentaya Kursius by Catherine Mentaya Kursius
Oktober 15, 2026
in RAGAM
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Oplus_131072

PALANGKA RAYA, MEDIANUSANTARARAYA.COM – Organisasi masyarakat (Ormas) Perajah Motanoi mendesak pemerintah mempertimbangkan penetapan status darurat kesehatan di Kalimantan Tengah (Kalteng) menyusul dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap dan mengancam kesehatan masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi Perajah Motanoi yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dan Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam pernyataannya, Perajah Motanoi menilai perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam menghadapi dampak kabut asap.

Penanganan karhutla, menurut organisasi tersebut, tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api dan pengendalian titik kebakaran, tetapi juga harus mencakup upaya melindungi masyarakat yang terdampak.

Sebagai langkah konkret, Perajah Motanoi mengusulkan pembentukan posko khusus penanganan dampak kabut asap secara berjenjang, mulai dari tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi.

Pembentukan posko tersebut diharapkan melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, serta masyarakat agar penanganan dampak kabut asap dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.

Dalam usulan tersebut, Perajah Motanoi mengajukan tiga jenis posko khusus untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Pertama, Posko Gotong Royong dan Solidaritas Air Bersih. Posko ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki persediaan air bersih untuk membantu warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan diharapkan dilakukan secara terkoordinasi agar tepat sasaran.

Kedua, Posko Dukungan Oksigen. Posko ini diusulkan untuk memfasilitasi akses oksigen bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan sesuai kebutuhan dan penanganan medis.

Ketiga, Posko Masker dan Multivitamin. Posko ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masker dengan standar perlindungan yang sesuai, seperti N95 atau KN95, serta mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan lainnya bagi masyarakat terdampak.

Perajah Motanoi berpandangan bahwa langkah-langkah tersebut diperlukan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla.

Organisasi tersebut juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar bantuan dan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Melalui pernyataan sikap tersebut, Perajah Motanoi menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.

Ketua Umum Perajah Motanoi, Sulpius Serinus RB, bersama Sekretaris Umum Yustiman I. Dulin, S.H., menyampaikan bahwa pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen organisasi dalam mendorong perlindungan kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah.

Dalam penutup pernyataannya, Perajah Motanoi menegaskan pesan: “Jangan menunggu korban berjatuhan untuk menyatakan keadaan darurat. Utamakan keselamatan rakyat, hadirkan perlindungan, dan pastikan negara bertindak berdasarkan kondisi nyata di lapangan.”

Perajah Motanoi berharap pemerintah dapat mempertimbangkan usulan tersebut serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap, seiring dengan upaya pengendalian dan penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah.
(BHL)

Views: 30
Previous Post

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Capai 52 Ribu Hektare, Kualitas Udara Pangkalan Bun Memburuk

Catherine Mentaya Kursius

Catherine Mentaya Kursius

Bachelor of Mathematics Education

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapten Infantri Muhammad Guntur, Paspampres Regu A Presiden Prabowo, Digadang Jadi Bupati Bima: Banjir Dukungan dari Tokoh Nasional dan Warga NTB

Kapten Infantri Muhammad Guntur, Paspampres Regu A Presiden Prabowo, Digadang Jadi Bupati Bima: Banjir Dukungan dari Tokoh Nasional dan Warga NTB

Agustus 12, 2025
RANGKUL KEDAMAIAN, POLSEK CIKARANG SELATAN BERHASIL DAMAIKAN PERSELISIHAN ANTAR KOMUNITAS OJOL

RANGKUL KEDAMAIAN, POLSEK CIKARANG SELATAN BERHASIL DAMAIKAN PERSELISIHAN ANTAR KOMUNITAS OJOL

Juni 13, 2026
UNDANGAN PERNIKAHAN ANAK KAMI

UNDANGAN PERNIKAHAN ANAK KAMI

Mei 25, 2025
Ribuan Massa Antar Emin Suryana Daftar Pilkades Tamanrahayu, Yakin Bawa Perubahan

Ribuan Massa Antar Emin Suryana Daftar Pilkades Tamanrahayu, Yakin Bawa Perubahan

Agustus 3, 2026

Hello world!

1

IObit Smart Defrag Portable + Product Key (x32-x64) Windows 11

1

Coffee is health food: Myth or fact?

0

Get more nutrition in every bite

0

Perajah Motanoi Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Kesehatan Akibat Kabut Asap di Kalteng

Oktober 15, 2026

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Capai 52 Ribu Hektare, Kualitas Udara Pangkalan Bun Memburuk

Oktober 15, 2026
Podcast EdShareOn Bahas Skandal Lapas Cibinong – Tolak Ombudsman hingga Mutasi Pejabat Bermasalah

Podcast EdShareOn Bahas Skandal Lapas Cibinong – Tolak Ombudsman hingga Mutasi Pejabat Bermasalah

Oktober 14, 2026
Ribuan? Tidak Perlu Jumlah, Wartawan Se-Bekasi Raya Bersatu! Desak Pencopotan Kadis LH, Pengusutan Dugaan Penghinaan Jurnalis, dan Jaminan Kebebasan Pers

Ribuan? Tidak Perlu Jumlah, Wartawan Se-Bekasi Raya Bersatu! Desak Pencopotan Kadis LH, Pengusutan Dugaan Penghinaan Jurnalis, dan Jaminan Kebebasan Pers

Oktober 14, 2026

Recent News

Perajah Motanoi Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Kesehatan Akibat Kabut Asap di Kalteng

Oktober 15, 2026

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Capai 52 Ribu Hektare, Kualitas Udara Pangkalan Bun Memburuk

Oktober 15, 2026
Podcast EdShareOn Bahas Skandal Lapas Cibinong – Tolak Ombudsman hingga Mutasi Pejabat Bermasalah

Podcast EdShareOn Bahas Skandal Lapas Cibinong – Tolak Ombudsman hingga Mutasi Pejabat Bermasalah

Oktober 14, 2026
Ribuan? Tidak Perlu Jumlah, Wartawan Se-Bekasi Raya Bersatu! Desak Pencopotan Kadis LH, Pengusutan Dugaan Penghinaan Jurnalis, dan Jaminan Kebebasan Pers

Ribuan? Tidak Perlu Jumlah, Wartawan Se-Bekasi Raya Bersatu! Desak Pencopotan Kadis LH, Pengusutan Dugaan Penghinaan Jurnalis, dan Jaminan Kebebasan Pers

Oktober 14, 2026
Media Nusantara Raya

Website Pemberitaan Medianusantararaya.com merupakan website Profesional Tajam & Terpercaya menyajikan pemberitaan Terbaru dan terupdate.

Follow Us

Kategori Berita

  • Activators
  • Breakers
  • BUDAYA
  • Bypass
  • Cleaners
  • Cracked
  • Cracks
  • DAERAH
  • Docs
  • Dumpers
  • Few-Shot
  • Fonts
  • Gog
  • GPTQ
  • HUKUM
  • Injects
  • INTERNASIONAL
  • KEAGAMAAN
  • Keys
  • KRIMINAL
  • Managers
  • NASIONAL
  • Optimizers
  • Pack
  • PARIWISATA
  • PEMERINTAH
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • PRESIDEN RI
  • RAGAM
  • Sheets
  • Shows
  • SOSIAL
  • Teasers
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • Trainers
  • Umum
  • Visualizers
  • WebDL

Recent News

Perajah Motanoi Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Kesehatan Akibat Kabut Asap di Kalteng

Oktober 15, 2026

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting Capai 52 Ribu Hektare, Kualitas Udara Pangkalan Bun Memburuk

Oktober 15, 2026
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER

Hak Cipta medianusantararaya.com © 2022-2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • HOME
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • PRESIDEN RI
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • RAGAM
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • BUDAYA
  • PERISTIWA
  • SOSIAL

Hak Cipta medianusantararaya.com © 2022-2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In